Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Wednesday, August 22, 2012

BeautyBeauty Sebagian wanita tidak begitu peduli dengan perawatan kaki mereka. Padahal, kaki yang mulus akan terlihat sehat dan menarik, terutama saat memakai sepatu terbuka. Scrub dan moisturizer dapat melembabkan serta menghilangkan sel-sel kulit mati yang membuat tumit tampak kering dan pecah-pecah.

Maka dari itu, ada baiknya Anda mulai memperhatikan perawatan kaki untuk menyempurnakan penampilan. Dilansir dari Our Vanity, baca lima langkah ini agar kulit kaki halus dan lembut.

1. Rendam Dalam Air Hangat & Lakukan Pengelupasan
Sebelum melakukan exfoliation atau pengelupasan, rendam terlebih dahulu kaki Anda ke dalam air hangat selama 10 menit untuk melembutkan kaki agar lebih mudah menghilangkan sel kulit mati. Ambil batu apung, lalu gosokkan ke tumit, jari kaki, serta telapak. Fokuskan ke area kulit yang kasar dan kering sekitar 2 menit. Hindari menggosoknya terlalu keras agar tidak terjadi iritasi pada kulit. Anda akan merasa kulit kaki lebih halus.

2. Gunakan Moisturizer
Gunakan moisturizer atau pelembab khusus kaki setelah pengelupasan. Siapkan kaus kaki berbahan katun yang bersih, kemudian pakai sebelum tidur. Kaus kaki bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit Anda. Jika tidak mempunyai pelembab, oleskan minyak sayur atau minyak zaitun.

3. Pilih Sepatu yang Nyaman
Sepatu yang nyaman membantu Anda menjaga kesehatan kulit kaki dari keretakan. Anda pun tetap bisa memakai heels, tapi cari sepatu hak tinggi yang kokoh dan tebal (bukan stiletto). Alas kaki yang nyaman tidak akan membuat Anda sakit ketika berjalan.

4. Berikan Waktu Istirahat untuk Kaki Anda
Pecah-pecah pada bagian tumit bisa disebabkan karena Anda terlalu lama berjalan atau berdiri. Maka dari itu, penting mengistirahatkan diri sekaligus kaki sejenak supaya tidak mengalami keretakan atau sakit.

5. Pijat Kaki Anda
Luangkan sedikit waktu untuk melakukan massage pada kaki. Hal ini berguna untuk menghilangkan ketegangan setelah melalui hari yang panjang.

Continue Reading →

BeautyBeauty Bosan dengan penampilan saat ini? Jangan takut mengubah gaya Anda untuk tampil berbeda dari biasanya. Penampilan yang baru bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Untuk mendapatkan perbedaan, tidak harus 'merombak' penampilan secara drastis. Dengan cara sederhana, maka penampilan bisa terlihat baru. Ini dia triknya, seperti dirangkum Total Beauty.

1. Lakukan Perawatan Rambut
Untuk perubahan awal, Anda tidak perlu mengganti model rambut. Coba lakukan perawatan rambut yang bisa meningkatkan warna alami serta menyehatkan 'mahkota' Anda. Perawatan seperti creambath atau hair mask akan membuat rambut terlihat sehat dan berkilau.

"Perawatan rambut merupakan cara yang bagus utnuk meningkatkan kealamian warna rambut Anda dan menjaganya agar tidak pudar," ujar Amy Huson, seorang colorist dari Marie Robinson Salon di New York City.

2. Jaga Asupan Antioksidan
Memiliki makanan yang mengandung banyak antioksidan dalam diet Anda adalah langkah terbaik untuk melawan proses penuaan. Menurut Leslie Baumann, M.D., seorang dokter kulit dari Miami, radikal bebas akan mencuri elektron dari sel-sel dalam tubuh Anda sehingga menimbulkan kerusakan yang menyebabkan peradangan, pigmentasi, bahkan bisa merusak DNA.

Antioksidan yang membantu tubuh mengembalikan elektron yang hilang. Dia juga menjelaskan, Anda perlu mengonsumsi makanan yang banyak antioksidan, tidak cukup hanya serum saja. Selain bisa menangkal radikal bebas, antioksidan bagus untuk kulit. Makanan yang kaya antioksidan, yaitu buah beri, tomat, brokoli, bawang putih, bayam, wortel, gandum, kedelai, dan wortel.

3. Pilih Wangi Parfum Beraroma Lembut
Anda bisa menimbulkan dorongan positif dengan parfum yang beraroma lembut. "Wewangian bisa mencerahkan suasana hati, seakan aromaterapi emosional," papar Sarah Horowitz, seorang ahli parfum. Pilihlah aroma jeruk atau anggur yang bisa membuat Anda lebih bersemangat.

4. Ganti Warna Rambut
Jika bosa dengan rambut warna hitam, Anda bisa mengecat rambut dengan warna-warna natural seperti coklat atau coklat-kemerahan. Seketika, penampilan Anda menjadi berbeda.

5. Pakai Cat Kuku
Kuku yang berwarna membuat tampilan Anda lebih gaya. Namun sebelum mengecat kuku, rapikan dulu kuku-kuku Anda. Lalu catlah dengan warna yang Anda inginkan. Tidak ada salahnya mencoba cat kuku warna neon, yang kini sedang jadi tren 2012.

Continue Reading →

Sunday, August 19, 2012

Tidak perlu ke gym setiap hari atau diet mati-matian untuk menjaga tubuh Anda tetap ideal. Memperbaiki gaya hidup sehari-hari seperti membiasakan sarapan, makan dalam porsi kecil dan lainnya juga akan menjaga tubuh Anda tetap langsing. Ingin tahu kebiasaan apa lagi yang bisa menjaga berat badan tanpa olahraga? Simak caranya yang dikutip dari Red Book berikut ini:

1. Sayur
Pastikan setengah dari porsi makanan Anda terisi sayuran. Sayur-sayuran mengandung serat dan air yang akan memperlancar pencernaan dan menjaga berat tubuh Anda.

2. Porsi Kecil
Jika Anda ingin tetap langsing, selalu pesan makanan Anda dalam porsi kecil. Ahli gizi, Stephanie Middleberg, MS, RD, CDN menyarankan untuk selalu memesan dalam ukuran kecil, baik untuk kopi, sup, atau frozen yogurt.

3. Salad atau Sup
Sebelum masuk ke menu utama, jangan lupa untuk memesan salad atau sup dibanding sekeranjang roti atau lainnya. Salad dan sup mengandung sedikit kalori namun bisa mengisi perut, sehingga Anda tidak butuh makan banyak saat makanan utama keluar nanti.

4. Sisakan Makanan
Sebelum mulai makan, biasakan untuk menyisihkan seperempat porsi makanan Anda. Bagi sisa makanan Anda dengan teman atau pasangan ketika makan bersama.

5. Minum Banyak Air
Kadang Anda tidak menyadari apakah Anda benar-benar lapar, atau hanya haus? Untuk itu, cobalah minum segelas air tiap saat Anda merasa ingin mengkonsumsi sesuatu. Anda juga bisa tambahkan perasan lemon untuk memberi rasa dan tambahan vitamin.

6. Hindari Makan di Depan Televisi
Ketika menonton film, memang menyenangkan jika ditemani cemilan favorit. Namun tanpa disadari, Anda akan terus mengunyah dan sulit untuk berhenti makan. Jika perut terasa lapar ketika sedang menonton, ambil cemilan yang kaya akan serat atau makanlah buah-buahan.

7. Gandum
Mengkonsumsi makanan yang mengandung gandum utuh seperti roti gandum, akan lebih baik dibanding roti tawar biasa. Gandum akan membuat perut kenyang lebih lama, menjaga level gula darah dan memberi tubuh vitamin dan mineral. Berbeda dengan roti tawar yang terbuat dari tepung terigu yang akan berubah menjadi lemak jika tidak segera dibakar.

8. Sarapan
Sebelum memulai aktifitas sehari-hari, jangan lupa untuk sarapan. Sarapan bermanfaat untuk proses metabolisme dan juga mencegah Anda untuk mengonsumsi kalori yang berlebih pada malam hari.

9. Mulai Berolahraga
Olahraga sangat baik untuk kesehatan dan juga menjaga bentuk tubuh. Tidak perlu selalu ke gym untuk tetap sehat, mulailah dengan kebiasaan sehari-hari seperti berjalan kaki atau naik-turun tangga minimal 3 jam dalam seminggu.

10. Hindari Makan Menjelang Tidur
Cara lain untuk menjaga berat badan adalah tidak makan sebelum Anda tidur. Kalori memberi energi pada tubuh, dan Anda tidak memerlukan energi ketika tidur.

11. Jangan Konsumsi Gula Sachet
Menikmati kopi atau teh akan terasa kurang tanpa manisnya gula. Namun hindari menggunakan gula kemasan atau sachet. Cukup satu sendok teh gula bila Anda ingin menambahkan rasa manis pada minuman Anda, atau bisa juga mengganti gula dengan madu atau sirup maple.

12. Makanan Kecil
Sebelum pergi jalan-jalan dengan orang terdekat, pastikan Anda memakan sesuatu seperti buah atau sayur agar perut tidak terasa kosong. Jika Anda pergi dengan keadaan perut kosong, Anda akan memesan makanan yang lebih dari kebutuhan Anda.

Continue Reading →

Idul Fitri yang penuh berkah tidak pernah jauh-jauh dari pertemuan keluarga dan makanan yang berlemak serta mengandung kolesterol. Program diet yang tadinya berjalan mulus seketika berantakan.

Opor ayam, rendang, sayur labu, bebek cabai hijau atau makanan berlemak lainnya adalah penyebab dari naiknya berat badan. Belum lagi beragam kue-kue kering yang terbuat dari margarin, butter, gula dan keju bisa menjadi timbunan lemak di dalam tubuh. Jangan sampai tubuh Anda justru menggemuk setelah mengurangi makan dan minum selama sebulan penuh. Ikuti langkah-langkah yang dikutip dari Livestrong ini untuk menurunkan berat badan pasca Lebaran.

1. Sarapan
Jika Anda terbiasa melewatkan sarapan, ubahlah kebiasaan itu. Survei yang dilakukan oleh University of Colorado pada 2001 menunjukkan, sebanyak 78% pelaku diet yang berhasil selalu makan di pagi hari. Karena dengan begitu Anda memiliki energi untuk lebih banyak beraktivitas dan mencegah makan berlebih saat makan siang.

2. Makan dengan Porsi yang Sama
Setelah seminggu porsi makan Anda menjadi lebih banyak, maka akan susah untuk mengubahnya dalam sehari. Makanlah dengan porsi yang sama, tetapi ganti setengahnya dengan sayuran hijau dan buah-buahan segar. Sepiring nasi dan sayur akan menjadi kombinasi yang sehat untuk tubuh Anda.

3. Banyak Beraktivitas
Bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, maka lakukanlah di rumah. Lompat tali atau membeli DVD panduan aerobik merupakan salah satu bentuk aktivitas yang dapat membantu menurunkan berat badan. Tetpai bagi Anda yang memiliki waktu luang, daftarlah ke kelas-kelas kebugaran agar lebih efektif.

4. Hitung Jumlah Kalori
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kaiser Permanent Center for Health Research, menghitung jumlah kalori sangat penting bagi pelaku diet. Dengan memiliki daftar jumlah kalori yang Anda makan setiap hari akan membantu untuk lebih memahami berapa jumlah kalori yang sebenarnya dibutuhkan.

5. Berpikiran positif
'Diet adalah hal yang menyakitkan', bila ini yang ada dalam pikiran Anda maka tidak heran bila program diet tidak pernah membuahkah hasil. Ubahlah pandangan negatif itu menjadi sesuatu yang positif. Memahami diet sebagai sebuah pola hidup yang sehat akan membantu Anda menerima aturan-aturan diet.

Continue Reading →

Friday, August 17, 2012

Pernahkah berpikir bahwa pekerjaan yang dijalankan seperti ingin membunuh Anda? Jika iya, maka Anda perlu berhati-hati dan berusahalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Sebab, bisa jadi pekerjaan yang dilakukan itu memang berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Kira-kira, seperti apakah cara kerja yang dapat membunuh Anda secara pelan-pelan? Simak di sini, seperti dikutip dari situs Business News Daily.

1. Pensiun Dini
Berdasarkan sebuah penelitian dari Austria membuktikan bahwa orang yang sudah pensiun sebelum usianya mencapai 67 tahun, ternyata masa hidupnya tidak akan lama. Hal ini dikarenakan kebiasaan buruk yang mereka terapkan dalam hidupnya, misalnya makan sembarangan, jarang berolahraga, malas-malasan, merokok, dan lain sebagainya.

2. Bekerja di Tempat yang Anda Benci
Apabila Anda merasa bekerja di tempat yang salah, sebaiknya ambil tindakan untuk segera mengubah profesi Anda. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Human Relations menemukan bahwa karyawan yang bekerja dalam keadaan terpaksa atau tidak sesuai dengan yang mereka sukai, bisa mengalami gangguan kesehatan fisik, termasuk gejala kelelahan dan stres.

3. Lembur
Bekerja berlarut-larut bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung Anda. Apalagi jika Anda lupa makan dan terlalu banyak minum kopi. Penelitian di Eropa menemukan fakta bahwa karyawan yang bekerja selama 10 jam atau lebih setiap harinya bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 60%. Ini juga dapat menyebabkan kematian.

Para peneliti juga menjelaskan bahwa para pekerja yang suka bekerja lembur memiliki kepribadian tipe A yang membuat mereka lebih agresif, kompetitif, tegang, serta sakit sehingga membutuhkan bantuan medis.

"Dokter harus menyadari risiko yang kemungkinan didapat akibat bekerja lembur. Ini harus ditanggapi secara serius bila menimbulkan gejala seperti nyeri dada, memantau dan mengobati faktor risiko kardiovaskular, terutama tekanan darah, dan menyarankan sebuah modifikasi akan gaya hidup yang tepat," papar Gordon McInnes, Profesor Klinis Farmakologi di University of Glasgow Skotlandia.

4. Perjalanan Menuju Kantor
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health menunjukkan bahwa karyawan yang pergi ke kantor dengan menggunakan kereta api, mobil atau kendaraan umum lainnya memiliki efek kesehatan yang lebih buruk ketimbang dengan pekerja yang naik sepeda atau berjalan kaki ke tempat kerja.

"Umumnya, masyarakat pengguna transportasi lebih banyak mengalami stres, waktu tidur yang tidak cukup, serta kelelahan," ujar Erik Hansson, salah satu penulis penelitian di Universitas Lund Swedia.

5. Menganggur Terlalu Lama
Hasil studi menunjukkan bahwa mereka yang menganggur terlalu lama atau selama lebih dari 25 minggu dalam satu tahun terakhir, dapat mengalami masalah kesehatan mental dan gangguang fisik.

"Ketika orang menganggur dalam jangka waktu yang panjang, mereka merasa telah kehilangan kendali atas kemampuan mereka untuk mencari nafkah dan mengurus keluarga. Mereka juga khawatir tentang masa depannya," ujar peneliti Arthur Goldsmith, seorang profesor ekonomi di Washington dan Lee University.

6. Meninggalkan Tidur Siang
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Internal Medicine menemukan bahwa, mengambil waktu setengah jam untuk tidur siang, dapat meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mencegah penyakit kardiovaskular yang mematikan.

Jadi sebaiknya, manfaatkanlah waktu istirahat Anda di kantor dengan tidur siang sejenak. Selain terbukti baik untuk kesehatan jantung, ini juga bisa membantu Anda mendapatkan tubuh dan pemikiran yang fresh.

7. Teman di Tempat Kerja
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Health Psychology, karyawan yang percaya bahwa mereka memiliki dukungan pribadi dari rekan-rekan mereka di tempat kerja kemungkinan hidup lebih lama. Namun, jika mereka memiliki dukungan sosial yang rendah di kantor, maka kemungkinan akan meninggal dalam kurun waktu dekat.

8. Bergaul dengan Atasan
Biasakan diri Anda untuk akrab dan mencoba bergaul dengan bos di kantor. Bergaul dengan atasan bisa menurunkan kadar stres Anda dalam bekerja. Perilaku ini juga bisa menghindari Anda dari kelelahan, emosional, serta depresi.

Continue Reading →

healthHealth Banyak orang enggan untuk rutin berolahraga karena merasa tidak mampu membayar keanggotaan di pusat kebugaran atau personal trainer. Padahal olahraga untuk pembentukan tubuh atau penurunan berat badan tak harus selalu dilakukan dengan bantuan alat. Ada beberapa gerakan olahraga tanpa alat yang bisa Anda lakukan di rumah, tapi tak mengurangi manfaatnya dalam menjadikan tubuh lebih fit.

1. Push-up
Olahraga ini memiliki manfaat yang sangat besar. Gerakan push-up dapat membantu Anda membantuk dan membangun otot tubuh bagian atas, seperti bisep, trisep serta memperkuat tulang belakang dan bahu. Bagi pemula bisa mencoba push-up dengan bertumpuan pada dinding (posisi berdiri) atau meja. Pastikan perut dalam kondisi kosong agar tidak merasa mual.

2. Squat
Latihan ini sangat efektif untuk membuat tubuh Anda bugar. Olahraga dengan gerakan seperti duduk ini apabila dilakukan secara rutin akan sangat bagus untuk membentuk dan menjaga tubuh bagian paha, perut dan terutama bokong. Untuk menurunkan berat badan, bisa menambahkan gerakang jongkok.

3. Mengangkat Kaki
Gerakan olagraga ini sangat baik untuk pembentukan otot perut dan kaki. Yang Anda perlukan hanyalah alas untuk berbaring, dan Anda bisa berolahraga tanpa menggunakan alat bantu. Angkat kedua kaki sejauh yang Anda bisa dengan posisi tubuh tidur telentang. Tahan posisi tersebut selama beberapa menit, kemudian rilekskan. Lakukan gerakan ini beberapa kali selama 10-15 menit.

4. Naik Turun Tangga
Olahraga yang dapat dilakukan oleh semua orang ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membakar kalori, meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan detak jantung. Naik turun tangga yang dilakukan secara rutin dapat membuat tubuh lebih kebal dari penyakit nyeri sendi dan kram kaki.

5. Ab Crunches
Pria yang melakukan latihan ini berguna untuk mendapatkan six pack pada perut. Tetapi bagi wanita lebih kepada memiliki perut yang rata. Selain itu Ab crunches sangat baik bagi tulang belakang perut, paha dan lengan. Gerakan ini mirip sit-up, namun punggung tetap menempel pada lantai sehingga tekanan lebih fokus pada area perut.

Continue Reading →